TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA RESMI KAMI <><><><><><>Selamat membaca<><><><><><>Semoga Kehadiran MEDIA Kami Bermanfaat Bagi Para Pembaca

CATATAN AKHIR TAHUN 2025 Setahun Merenungi Poros: Jalan Sunyi Mencari Kebermaknaan di Tengah Lika-Liku Hidup

OLEH: EKO SETIAWAN, Mahasiswa Magister UMM dan Humas Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir.
Kita telah tiba di batas akhir 2025. Setahun ke belakang adalah perjalanan panjang yang meminta perenungan, sebuah siklus hidup yang tidak ringkas, di mana setiap denyut nadi terasa sarat makna. Ada kalanya kita merasa terombang-ambing, namun pada dasarnya, semua berjalan dalam sunyi porosnya masing-masing. Matahari terbit dan terbenam, musim berganti, dan kita, dengan segala pergulatan batin, tetap menemukan pijakan untuk melangkah.
Dalam refleksi ini, kita menyadari bahwa kekuatan terbesar kita bukan terletak pada kecepatan kita berlari, melainkan pada ketulusan menjaga poros kehidupan kita. Menjaga fokus diri bekerja dengan kesadaran penuh dan mengabdi dengan hati adalah kunci melewati keruwetan.
Bagi mereka yang mengemban amanah kasih sayang, menjaga poros ini menjadi panggilan spiritual yang mendalam. Contohnya, di Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir, poros yang harus dijaga bukan hanya milik pribadi, tetapi juga milik puluhan jiwa titipan Allah. Di sana, tantangannya bukan sekadar mengelola administrasi, melainkan memastikan setiap anak mendapatkan kasih sayang tulus yang menumbuhkan harapan. Saya melihat bagaimana Kepala Panti, Ahmad Fathullah, memanggul beban emosional dan tanggung jawab, berupaya tanpa henti memastikan poros pendidikan dan nurani anak-anak tetap lurus dan kokoh, apapun badai yang datang dari luar. Ini adalah wujud pengabdian humanis yang sejati.
ESQ: Memperkuat Nurani Menyambut Awal yang Baru. Menjelang lembaran baru, kita tidak butuh target yang menekan, melainkan kesadaran yang menuntun. Inilah esensi dari ESQ recharge: menyelaraskan kecerdasan akal (IQ) dan emosi (EQ) dengan kecerdasan spiritual (SQ). Kita perlu berhenti sejenak, menenangkan riuh pikiran, dan menghubungkan kembali "poros" batin kita dengan sumber ketenangan hakiki. Seringkali, harapan yang tidak berlandaskan pada upaya tulus justru menjadi beban yang melahirkan kekecewaan dan kemalasan. Mari kita ubah paradigma tersebut. Harapan harus menjadi energi penggerak untuk perubahan diri, bukan sekadar penghibur pasif.
Karena perubahan sejati tidak pernah datang dari luar, melainkan dari kedalaman jiwa, sebagaimana firman Allah:
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’d: 11)
Ayat ini adalah undangan untuk introspeksi. Tahun baru adalah kesempatan untuk memurnikan niat, memperkuat nurani, dan memulai aksi nyata dengan landasan spiritual yang kokoh. Marilah kita melangkah ke 2026 dengan kesabaran, keikhlasan, dan kesadaran penuh bahwa setiap poros kehidupan kita memiliki tujuan agung.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Lokasi Panti

Donasi Via Rekening Panti

Donasi Via Rekening Panti

Narahubung